Friday, August 5, 2011

Usaha Coklat Rumahan Yang Menggiurkan


Minat konsumen akan cokelat, memang tidak perlu ditanyakan lagi. Segala menu makanan maupun minuman yang menggunakan cokelat, banyak digemari masyarakat dan selalu laris manis dipasaran. Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh sebagian orang, sehingga mereka memilih cokelat sebagai usaha baru yang cukup menguntungkan.
Walaupun sudah banyak produk cokelat import yang beredar dipasaran, namun produk cokelat dalam negeri yang dibentuk dengan cetakan unik dan menarik berhasil merebut hati masyarakat luas. Dengan menawarkan produk cokelat yang dikreasikan seunik mungkin dan dikemas menggunakan kemasan yang menarik, kita bisa bersaing dengan cokelat-cokelat import yang selama ini menguasai pasar.
Sebagian besar masyarakat menyukai makanan manis ini, bukan hanya anak-anak saja. Tapi cokelat juga disukai oleh anak muda, orang dewasa sampai orang tua, baik pria maupun wanita. Bukan hanya itu saja, saat ini cokelat banyak digunakan sebagai souvenir atau bingkisan dihari-hari special (contohnya saat perayaan hari besar agama, ulang tahun, dll). Melihat banyaknya peminat cokelat dan luasnya potensi pasar, maka tak salah lagi bila kita menjadikan cokelat sebagai peluang usaha baru.
Untuk menjalankan peluang bisnis ini tidaklah sulit, yang perlu dipersiapkan adalah modal. Beberapa modal yang dibutuhkan antara lain, bahan baku cokelat yang berkualitas dan peralatan untuk memproduksi cokelat. Selain itu kemauan dan ketrampilan untuk mengkreasikan cokelat, juga menjadi modal utama yang wajib kita miliki.
Secara garis besar, proses produksi cokelat sangatlah mudah. Biasanya pelaku usaha menggunakan jenis dark cokelat, white cokelat, dan cokelat susu, sebagai bahan bakunya. Proses pembuatan kreasi cokelat dimulai dari mengencerkan cokelat dengan cara ditim, selanjutnya cokelat yang sudah encer dimasukan kedalam berbagai cetakan unik yang telah disiapkan. Untuk membekukannya, kita bisa memasukan cokelat-cokelat ke dalam almari es selama 15 menit. Dan agar produk kita semakin cantik dan menarik, kita juga bisa menambahkan pewarna makanan dan aroma rasa tertentu pada cokelat yang kita produksi. Misalnya saja rasa stroberi, anggur, lemon, dan mint. Terakhir, kemas cokelat dengan kemasan produk yang unik, seperti toples berbentuk hati, bunga, kotak, dan dilengkapi dengan hiasan pita.
Bisnis cokelat cocok dijadikan sebagai peluang usaha baru, sebab semakin hari peminat cokelat terus meningkat. Sehingga peluang pasarnya juga semakin besar. Proses produksi cokelat juga relatif mudah, jadi semua orang bisa mencoba bisnis ini. Disamping itu bisnis cokelat juga tidak membutuhkan modal besar, sebagai alternatif skala industri rumahan kita bisa menggunakan peralatan produksi dengan alat rumah tangga yang ada dirumah.
Meski usaha kreasi cokelat ini masih terbilang baru, namun persaingan pasarnya sudah sangat ketat. Ditambah lagi banyak produk cokelat dari luar negeri yang sudah beredar dipasaran, sehingga dibutuhkan inovasi baru untuk memenangkan persaingan pasar. Kendala lainnya yaitu persediaan bahan baku dengan kualitas baik yang masih sangat kurang.
Untuk mengenalkan usaha baru, kita bisa menggunakan strategi pemasaran melalui pameran-pameran yang sering diadakan di kota kita. Selain itu pemasaran juga bisa dilakukan dengan menitipkan produk cokelat tersebut di toko-toko kue, atau di supermarket yang ada di sekitar kita. Bila perlu buatlah brosur atau pamflet untuk produk cokelat kita, cantumkan pula layanan terima pesanan sesuai keinginan konsumen. Agar konsumen tertarik dan berminat membeli cokelat kita.
Penggunaan teknologi seperti internet, juga bisa membantu kita untuk mengenalkan produk kreasi cokelat hingga berbagai daerah. Pemasaran online yang bisa digunakan antara lain  membuat website atau blog untuk membuka toko online tentang cokelat. Sehingga kita dapat menjangkau peluang pasar yang lebih luas.
Kesuksesan usaha baru ini terletak pada kreativitas dan inovasi produk yang ditawarkan. Dengan menciptakan cokelat dengan aneka bentuk dan rasa, maka minat konsumen akan semakin meningkat. Untuk itu tingkatkan kemampuan kita untuk menciptakan aneka cokelat yang unik dan tidak kalah enak dengan cokelat impor. Selain itu berikan harga yang bersaing dan dapat dijangkau oleh semua kalangan. Agar produk kita bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.

Analisa Ekonomi
1.  Modal awal
  • Peralatan masak (loyang,cetakan cokelat, panci,dll) Rp 600.000
  • Kompor gas + tabung gas 3 kg  Rp 350.000
  • Perlengkapan (toples,plastik kemasan, pita,dll) Rp 200.000
  • Bahan baku (cokelat, pewarna makanan, dll) Rp 1.500.000
Total Rp 2.650.000
2.  Peralatan masak dan kompor gas mengalami penyusutan, setelah pemakaian tiga tahun.
  • Penyusutan per bulan = (1/36 bulan x Rp 950.000) Rp 26.800
3.  Omset per bulan
  • Kemasan toples : 3 toples x @Rp 35.000×30 hr Rp 3.150.000
  • Kemasan bungkus : 300 bungkus x @ Rp 1.000  Rp 300.000
Total Rp 3.450.000
4.  Biaya operasional per bulan
  • Bahan baku per bulan Rp 1.500.000
  • Perlengkapan kemasan cokelat  Rp 200.000
  • Listrik dan telepon Rp 200.000
  • Biaya promosi (biaya internet, brosur,dll) Rp 300.000
  • Transportasi  Rp 150.000
  • Biaya penyusutan Rp 26.800
Total  Rp  2.376.800
5.  Laba/rugi per bulan
  • Rp 3.450.000-Rp 2.376.800= Rp 1.073.200,00
BEP (modal awal : laba per bulan) =  2,5 bulan

Sumber artikel: Bisnis ukm dan redaksi
Sumber gambar: steooz.blogspot.com



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India